Jagariau – PEKANBARU – berkembang luasnya kabar Polresta Pekanbaru meminta uang keamanan sebesar Rp 40 juta kepada PSPS Riau dalam laga pertandingan antara PSPS Riau dan Kelantan FC asal Malaysia. Meski sempat viral setelah diunggah di media sosial Instagram, Polresta Pekanbaru akhirnya menegaskan tidak melakukan hal yang dituduhkan tersebut.
“Saya tegaskan tidak ada tindakan anggota saya yang mengakibatkan batalnya pertandingan persahabatan tersebut baik di ruang rapat Bagops maupun di stadion,”ujar Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Hengky Poerwanto.
Dikatakannya, pembatalan pertandingan yang dilaksanakan di Stadion Utama Riau tersebut murni kehendak PSPS Riau sendiri secara sepihak oleh Nurizam Tukiman selaku pemilik PSPS Riau sekaligus pemilik Kelantan FC. Meskipun saat itu para pemain, official dan penonton sudah berada di dalam stadion.
Malah, kesiapan petugas untuk mengamankan pertandingan sudah jelas dan nyata. Sebanyak 410 personel telah hadir di stadion sejak pukul 14.30 WIB, satu jam sebelum pertandingan dimulai.
“Kami sudah memploting personel di berbagai sektor di lingkungan stadion tersebut demi menjamin keamanan dan kenyamanan semua pihak baik pemain, official maupun masyarakat yang menonton,”ungkapnya.(hen)











