Senin, April 20, 2026
Beranda INHIL Mutilasi Anak Sendiri, Pria di Tembilahan, Inhil Masuk RSJ Pekanbaru

Mutilasi Anak Sendiri, Pria di Tembilahan, Inhil Masuk RSJ Pekanbaru

Jagariau – INDRAGIRI HILIR – Senin (13/6/22) seorang pria di Indragiri Hilir (Inhil) nekat menghabisi nyawan anak perempuannya berusia 9 tahun dengan cara sadis. Diduga, aksi nekat itu dilakukan dikarenakan pelaku mengidap gangguan jiwa.

Peristiwa yang menggegerkan masyarakat Inhil ini terjadi sekira pukul 14.30 WIB di Jalan Provinsi, Kelurahan Tembilahan Barat, Kecamatan Tembilahan Hulu, Inhil.

Pelaku sendiri diketahui berindentitas Arharubi (42) ini nekat menghabisi nyawa putrinya dengan cara mutilasi menjadi 6 bahagian diantaranya bahagian kepala, pinggang hingga kaki, organ dalam berupa usus, lengan tangan, dada setengah bagian dan tangan sebelah kanan. Namun, sejauh ini belum diketahui motif pelaku melakukan aksi sadisnya. 

Kapolsek Tembilahan Hulu, Iptu Ricky Marzuki saat dikonfirmasi membenarkan perihal mutilasi yang dilakukan bapak terhadap anaknya tersebut.

Awalnya, petugas mendapat laporan dari masyarakat akan adanya seorang pria yang mengamuk di jalanan, tepat di Jalan Propinsi, Kelurahan 4, Tembilahan Barat, Kecamatan Tembilahan Hulu. Sebelumnya, pria itu juga tampak berjalan sambil menenteng diduga organ dalam tubuh korban berupa hati sambil berteriak. “ini kan yang kalian mau, ini yang kalian mau,”ujar Kapolsek menirukan pekikan pelaku.

“Jadi ngamuknya dia itu megang parang, berdiri di pinggir jalan, lalu dia pukul mobil orang. Ada mobil yang sampai pecah juga. Dapat laporan itu, kita langsung ke TKP,”paparnya.Dikatakan Kapolsek, Saat petugas datang, pelaku terlihat masih memegang parang. Petugas berupaya membujuknya, ternyata pelaku tetap tidak mau.

Dikatakan Kapolsek, Saat petugas datang, pelaku terlihat masih memegang parang. Petugas berupaya membujuknya, ternyata pelaku tetap tidak mau.

“Kita upayakan terus membujuk tapi tidak bisa. Malahan sampai dua kali kita diserang. Jadi karena ada seperti itu saya minta anggota mundur semua, saya panggil pihak keluarganya,”terangnya.

Setelah itu, Menurut Kapolsek akhirnya datang abangnya yang paling tua, akhirnya pelaku mau. Setelah parang lepas, baru diamankan.”Saat posisi tangannya terborgol, pelaku berjalan menuju ke rumahnya. Pelaku lalu pergi ke arah belakang rumah,”papar Kapolsek

Lalu, tambahnya, Pelaku mengambil bungkusan. Tampak ada potongan kepala korban. Pelaku menyerahkannya kepada Polisi. Dari sana lalu petugas melanjutkan pencarian terhadap potongan tubuh korban lainnya.

“Pencarian sampai dilakukan ke arah pinggiran sungai. Setelah kita cari, baru ditemukan bagian bawah tubuh. Dari perut ke kaki. Kita cari lagi, dapat isi perutnya, ada jantungnya, ususnya. Kita cari lagi, dapat lengannya sebelah kiri. Namun karena air pasang, pencarian tak bisa dilanjutkan dan setelah air surut, baru ditemukan dua bahagian lagi berupa lengan keduanya.

“Berdasarkan hasil autopsi, kematian disebabkan oleh tebasan dibagian leher. Kini pelaku telah diamankan di sel rumah sakit umum. Pelaku dijerat dengan Pasal 76, junto Pasal 80 ayat 3 Undang Undang (UU) Perlindungan Anak. Karena terindikasi gangguan jiwa, pelaku kita evakuasi ke rumah sakit di Pekanbaru untuk di observasi,”tegas Kapolsek mengakhiri.(hen)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments