Jagariau – PEKANBARU – Tindakan tegas dan terukur terpaksa dilakukan gabungan Duo Poisi Daerah (Polda) Riau dan Sumatera Barat (Sumbar) dalam menyergap kawanan rampok sadis antar Provinsi berinisial RC, Sabtu (27/1/24) dikediamannya di Kecamatan Batu Belah, Kabupaten Kampar hingga RC tewas. Dalam aksi tersebut, dua pelaku masing masing berinsial IL dan MZ berhasil diamankan.
RC sendiri merupakan hasil pengembangan Polisi setelah sukses mengamankan dua pelaku lainnya.
“Kita lakukan upaya paksa namun tersangka melakukan perlawanan, penembakan ke arah anggota polisi,”ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Riau, Kombes Pol Asep Darmawan, saat ekspos di Mapolda Riau.
Dipaparkan Asep, baku tembak antara Polisi dan tersangka itu, dua orang Polisi terkena tembakan tersangka.
“Setelah menembak polisi, tersangka lari ke belakang rumah. Kemudian menembak anggota yang berada di belakang rumah, kita lakukan penindakan tegas dan terukur dan tersangka tewas,”terangnya.
RC tewas dengan 14 tembakan dalam dan 11 tembakan luar. Peluru bersarang di tubuh bagian lengan, paha, pinggang dan tungkai bawah.
Diduga, RC terlibat dalam perkara perampokan bersenjata api di lima TKP di Sumatera Barat selama bertahun tahun. RC juga telah masuk dalam pengejaran Polisi sejak tahun 2022 lalu.
“Kami mem backup penangkapan pelaku yang tinggal di Kampar. Dia melakukan kejahatannya di Provinsi Sumatera Barat berkali kali,”ucap Asep.
Usai tewas tertembak, jenazah RC dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru.”Kita akan lakukan pemulangan ke kampung halamannya di Aceh,”terang Kombes Asep.
Berdasarkan hasil penggeledahan rumah RC, ditemukan tiga pucuk senpi rakitan dan pabrikan serta sejumlah butir peluru.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Hery Murwono menjelaskan, lokasi RC diketahui usai dua tersangka lain berinisial IL dan MZ dibekuk petugas di Tapung, Kabupaten Kampar, Kamis (25/1/24) lalu.
“IL ini perannya sebagai inisiator dan MZ merupakan eksekutor,” tambah Hery mengakhiri.(Hen/Ckp).











