Jagariau – PEKANBARU – Fairus (14), remaja asal Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis tampak sumringah ketika perwakilan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menghampirinya sekaligus membawa buah tangan berupa kaki palsu. Seketika keceriaan pun tampak dari raut wajahnya hingga keinginannya kembali kesekolah.
Selain kaki palsu, Faris sebelumnya juga mendapat pengobatan secara gratis usai kejadian miris menimpanya setahun yang lalu saat bermain disalah satu mesin angguk pompa minyak. Saat itu kakinya tersangkut dan terluka parah hingga salah satu bahagian tubuhnya harus diamputasi oleh Tim medis.
Pemasangan kaki palsu itu tampak lancar dibantu dokter profesional dan spesialis ortopedi di Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru, Senin (3/7/23).
Yanti, orang tua Fairus ini tak mampu menyembunyikan kegembiraannya melihat putranya berjalan dengan bantuan kaki palsu tersebut.”Kami senang dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian PHR, sehingga anak kami bisa memiliki kaki palsu dan kembali semangat untuk bersekolah,” ujarnya.
Dikatakan Yanti, Fairus yang tercatat duduk di kelas 1 Madrasah Tsanawiyah ini merupakan anak yang mandiri dalam menjalani hidup, dan merupakan pengayom bagi ketiga adiknya.

Diakuinya, anak pertamanya itu sempat murung dan tidak semangat beberapa saat usai insiden yang menimpanya. Ia kini kembali bergairah terutama saat mendapatkan dukungan PHR, serta dokter yang secara khusus menanganinya. “Fairus sudah tidak sabar untuk masuk sekolah pada 17 Juli 2023 mendatang. Pas sekali, kaki palsunya selesai, ia pun masuk sekolah. Senang tentunya,”ungkap Yanti.
PHR sebagai perusahaan migas memiliki kepedulian dan terus berikhtiar dalam memberikan kontribusi yang terbaik bagi masyarakat. Selain kaki palsu, selama ini PHR juga terus memfasilitasi pengobatan Fairus hingga tuntas.
Corporate Secretary PHR, Rudi Ariffianto turut menyampaikan suka citanya saat melihat Fairus kembali bersemangat. “Kami berharap kaki palsu ini dapat digunakan untuk mendukung mobilitas dalam berkegiatan sehari-hari, dan tentunya semoga bisa menambah semangat Fairus untuk meraih prestasi,”ujarnya.
Diungkapkan Rudi, PHR memberikan kaki palsu dengan standar yang terbaik, agar dapat digunakan untuk jangka waktu panjang. “Fairus harus tetap semangat untuk belajar dan terus berbakti kepada orang tua. Semoga Fairus kelak menjadi anak yang sukses, berguna bagi bangsa dan negara,”pesannya.(Rls/Hen)











