Jagariau – DURI – Menjamurnya proyek Penunjukan Langsung (PL) dibawah naungan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPRPKPP) Provinsi Riau ditahun 2022, ternyata membuat masyarakat bingung akan kualitas dan target penyelesaiannya.
Tak jarang Proyek PL dengan sejumlah item dan jenisnya yang berbeda menimbulkan pertanyaan besar, namun tak didukung dengan transparansi dinas terkait.
Salah satunya seperti pengerjaan semenisasi diwilayah Jalan Gelora, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Bengkalis. Meski rampung, namun badan jalan itu sama sekali tak dilakukan leburan aspal, atau lebih dikenal dengan sebutan buras. Akibatnya, banyak masyarakat yang bertanya tanya akan kualitasnya.
“Biasanya kan selesai semenisasi, diatasnya dilakukan buras. Ini malahan Dibiarkan begitu saja. Mau tanya kemana, kita tidak tau,”ujar Rudi, salah seorang masyarakat sekitar proyek.
Dikatakan Rudi, dari pantauannya setelah tahun 2022 berlalu, buras baru dilakukan rekanan.”Janggalnya, kok setelah pergantian tahun, buras proyek jalan ini tetap berjalan. Sementara informasi yang kami terima, termennya sudah dilakukan jauh sebelum akhir tahun. Jika seperti ini, pastinya ada permainan antara Dinas dan rekanan. Kami ragukan kualitasnya,”tudingnya.
Saat coba dikonfirmasi ke Dinas PUPRPKPP melalui PPTK dengan nomor 0813 6431 xxxxx, Selasa (10/1/23) terkait sejumlah kejanggalan proyek itu tak kunjung tak kunjung berbalas.(Bil)











