Jagariau – DURI – Demi terciptanya Safety Zone dilahan kosong milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dilingkup Kelurahan Duri Timur, mendorong sejumlah tokoh masyarakatnya mendesak agar dilakukannya penghijauan.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Ke Kelurahan (LPMK) Duri Timur, Novi Syafrizal, Kamis (12/1/23). Menurutnya, dahulu PT Caltex Pacific Indonesia (CPI) pernah membebaskan pemukiman masyarakat di Duri Timur hanya untuk melakukan penghijauan dengan tujuan terbentuknya Safety Zone.
“Nah, wacana dasar itu yang kita tagih agar penerusnya, PT PHR merealisasikan penghijauan khusus disepanjang perbatasan lahan operasional dengan pemukiman masyarakat dan hal ini sudah diketahui oleh aktivis lingkungan,”ungkapnya meminta.
Untuk merealisasikan penghijauan itu, Novi siap membantu PT PHR dalam segi tenaga dengan menurunkan masyarakatnya dan pemikiran jika dibutuhkan.
“Sejauh ini, banyak sudah lahan PT PHR yang sudah tidak hijau lagi, salah satu disepanjang lahan yang berbatas dengan Duri Timur. Oleh karenanya, kita minta PHR segera menghijaukan lahan diperbatasannya,”harap Novi didampingi Ketua Rukun Warga (RW) 05, Meldi Indra.(Bil)











