Jagariau – PEKANBARU – Dugaan permintaan uang keamanan dari pihak Polresta Pekanbaru terhadap PSPS Riau dalam pertandingan uji coba melawan Kelantan FC asal Malaysia beberapa waktu lalu terus bergulir bak bola panas. Tersebab permasalahan itu, pertandingan yang sejatinya hanya tinggal menunggu menit akan dimulai, terpaksa dibatalkan.
Saling bantah antara manajemen PSPS Riau dan Polresta Pekanbaru sempat terjadi lantaran adanya postingan dugaan permintaan uang keamanan sebesar Rp 40 juta itu diunggah di media sosial Instagram milik PSPS Riau.
Bahkan, kali ini kembali mencuat bukti rekaman adanya dugaan permintaan uang yang diduga dilakukan oleh oknum Polresta Pekanbaru. Rekaman berdurasi 3 menit, 49 detik itu viral di media sosial.
Dimana didalamnya terdengar percakapan antara pengurus PSPS Riau, mantan General Manager (GM) PSPS Edward Riansyah dan pengurus lainnya tengah berdiskusi dengan diduga oknum Polresta Pekanbaru.
“Saya kalau tidak mikir Edu (mantan GM PSPS Riau), ni kita batal kegiatan ini. Gak usah jadi. Kira-kira gimana? Kita batalkan kegiatan gak usah jadi atau bagaimana?,”ujar diduga salah satu oknum yang meminta uang Rp 40 juta dalam rekaman percakapan suara tersebut.
Bahkan dalam percakapan terdengar pula pembayaran uang keamanan tersebut akan di laporkan kepada pimpinan yang disebut Pak Waka dalam rekaman itu.
Mantan GM PSPS Riau, Edward Riansyah sebelumnya dalam konferensi pers di hadapan wartawan mengatakan dirinya tidak mengetahui permasalahan uang keamanan Rp 40 juta tersebut. Dalam rekaman suara sekaligus video pendek itu terlihat jelas Edward Riansyah berada di Polresta Pekanbaru.
“Pada posisi saat itu, saya kondisi sangat benar-benar tidak mengetahui (uang keamanan Rp 40 juta). Karena kondisi saat itu, saya berada di lapangan itu sendiri,”ungkap Edu.
Bahkan, dalam rekaman suara itu seorang oknum tersebut seolah – olah memikirkan atau menimbang rasa segan sama Edu dirinya langsung melaporkan kepada pimpinan.
“Ini karena Pak Edu, saya langsung menghadap Pak Wakil Ketua biar kita di backup habis oleh pimpinan. Biar di backup habis,”ungkap oknum tersebut.
Namun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Polresta Pekanbaru terkait rekaman tersebut. Sementara informasi yang beredar, pihak PSPS Riau akan membuat laporan ke kantor Polisi guna menuntaskan permasalahan itu.(hen)
Rekaman Permintaan Uang Keamanan Tersebar Luas, Polisi Masih Bungkam
RELATED ARTICLES











