Jagariau – DURI – Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih. Itulah pribahasa yang tepat kiranya ditujukan kepada Hervin Tambunan (46) warga Jalan Tegar, RT 01, RW 12, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Bengkalis yang dinyatakan hilang sejak Ahad (17/7/22) oleh keluarga, akhirnya ditemukan tidak bernyawa tidak jauh dari kediamannya dengan kondisi mengapung pada genangan air pada perkebunan kelapa sawit, Selasa (19/7/22) sekira pukul 10.15 WIB.
Jenazah korban sendiri ditemukan oleh ayah dan adiknya saat berusaha mencari setelah dua hari berturut penasaran akan keberadaan korban yang diketahui mengidap epilepsi sejak lahir. Spontan saja, penemuan jenazah korban itu mengundang keinginan tetangga korban sebelum dilaporkan kepihak kepolisian.
Kapolres Bengkalis, AKBP Indra Wijatmiko melalui Kapolsek Mandau, AKP Hairul Hidayat saat dikonfirmasi membenarkan penemuan jenazah tersebut.
Berawal pada Ahad (17/7/22) pagi sekira pukul 09.30 WIB, korban yang tinggal bersama orang tua dan adiknya pamit untuk memancing ikan, sementara adik dan kedua orang tuanya pergi beribadah ke gereja
Karena hingga petang korban tak juga pulang, adik dan kedua orang tuanya mulai resah dan berusaha mencari. Namun sayang, hingga keesokan harinya, korban tidak juga ditemukan dan pada Selasa (19/7/22), adik dan ayah korban merasa curiga akan penampakan sesuatu yang mengapung pada genangan air diareal perkebunan kelapa sawit yang tidak jauh dari kediamannya. Saat dipastikan dari dekat ternyata benar, korban sudah mengapung dengan kondisi tertelungkup tidak bernyawa.

Temuan itu langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. Dipimpin AKP Hairul Hidayat, jajaran Opsnal Polsek Mandau mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan membawa korban ke RSUD Mandau guna dilakukan visum. Menurut keterangan keluarga, korban mengidap epilepsi.
“Dari hasil visum dokter, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan ditubuh korban dan menurut keterangan keluarga, korban memang mengidap penyakit epilepsi serta diprediksi telah meninggal dunia lebih dari 24 jam,”jelas Kapolsek.
Usai dilakukan visum, jenazah lalu diserahkan kepihak keluarga untuk dilakukan pemakaman.(hen)











