Kamis, April 30, 2026
Beranda Riau PEKANBARU Menyedihkan, Pekan Ini Harga TBS Sawit di Riau Turun Lagi

Menyedihkan, Pekan Ini Harga TBS Sawit di Riau Turun Lagi

Jagariau – PEKANBARU – Sungguh miris, berdasarkan Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Provinsi Riau Nomor 27 Periode 13 hingga 19 Juli 2022, Pekan ini harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa sawit mengalami penurunan pada setiap kelompok umurnya. Penurunan terbesar terjadi pada kelompok umur 10 hingga 20 tahun sebesar Rp 263,00/Kilogram. Jumlah tersebut turun 14,84 persen dibanding pekan lalu.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan dan Pemasaran, Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Defris Hatmaja, Selasa (12/7/22). Menurutnya harga pembelian TBS petani untuk periode satu pekan kedepan turun menjadi Rp 1.509,38/Kilogram.

“Penurunan harga TBS disebabkan faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal adalah terjadinya kenaikan dan penurunan harga jual CPO dan Kernel dari perusahaan yang menjadi sumber data,” terangnya seperti dilansir riauterkini.com.

Ditambahkannya, faktor eksternal harga minyak sawit mentah (crude palm oil/ CPO) diprediksi bakal anjlok dipicu menularnya ketakutan pasar global terhadap resesi yang mengancam ekonomi Amerika Serikat (AS). Bahkan, ketakutan pasar tersebut diprediksi lebih kuat dari dampak tensi geopolitik di Ukraina. Harga CPO bisa ke MYR 4.000.

“Artinya, ekspor CPO kita kejar-kejaran dengan waktu. Produsen akan beramai-ramai berusaha kirim CPO, harga di masa depan bisa lebih tertekan lagi. 3 bulan ke depan akan jadi saat paling kritis karena The Fed masih akan menaikkan suku bunga 125 bps. Selain itu, stok CPO di Indonesia melimpah akibat larangan ekspor di bulan Mei 2022, dilanjutkan kebijakan DMO dan DPO jilid 2 sejak Mei hingga saat ini. Pada saat bersamaan, produksi minyak nabati lain khususnya kedelai, rapeseed dan sunflower oil di luar Rusia dan Ukrania sudah mendekati recovery. Penyebab lain, adanya ancaman inflasi dan resesi ekonomi dunia termasuk di negara-negara importir minyak sawit dunia sebagaimana dilaporkan IMF. Ini membuat konsumsi minyak nabati dunia dan minyak sawit akan menurun,”ungkapnya.

Harga TBS Kelapa Sawit Provinsi Riau periode 13 hingga 19 Juli 2022 TBS sawit umur 3 tahun turun menjadi Rp 1.118,02 perkilogram. TBS sawit umur 4 tahun turun menjadi Rp 1.209,19 perkilogram, TBS sawit umur 5 tahun turun menjadi
Rp 1.319,55 perkilogram, TBS sawit umur 6 tahun turun menjadi Rp 1.350,96 perkilogram, TBS sawit umur 7 tahun turun menjadi Rp 1.403,53 perkilogram, TBS sawit umur 8 tahun turun menjadi
Rp 1.442,01 perkilogram, TBS sawit umur 9 tahun turun menjadi Rp 1.475,32 perkilogram.

“Untuk TBS sawit umur 10 hingga 20 tahun turun menjadi Rp 1.509,38 perkilogram, TBS sawit umur 21 tahun turun menjadi
Rp 1.446,33 perkilogram, TBS sawit umur 22 tahun turun menjadi Rp 1.439,19 perkilogram, TBS sawit umur 23 tahun turun menjadi Rp 1.433,24 perkilogram, TBS sawit umur 24 tahun turun menjadi Rp 1.373,76 perkilogram dan TBS sawit umur 25 tahun turun menjadi Rp 1.341,04 perkilogram,” pungkasnya.(hen)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments